Iftitah, hamdalah, syahadat, shalawat dan salam kepada Nabi saw dan ajakan taqwa. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, Maka Sesungguhnya ia Telah mendapat kemenangan yang besar. (Al-Ahzab [33]: 70-71)
Muslimin rahimakumullah
Kita tentu terheran-heran dengan keadaan sekarang. Mengapa bisa demikian simpang siur dan kita dapati kemunafikan, kemusyrikan, kedholiman dan kerusakan dimana-mana?
Marilah kita simak yang sebaliknya, mengapa di jaman Rasulullah saw umat tertata baik di Madinah, disusul jaman sahabat, jaman tabi’in dan tabi’it-tabi’in, lalu Islam mengalami kejayaan sampai 800 tahun.
Pembangunan pertama berkat ajaran Islam adalah pembangunan iman tauhid:
Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehandaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Al-Baqarah [2]: 284)
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. (Al-Ikhlas: 2).
Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. karena itu Barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, Maka Sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang Amat kuat yang tidak akan putus. dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui. (Al-Baqarah : 256)
Thaghut ialah syaitan dan apa saja yang disembah selain dari Allah s.w.t.
Dan ayat-ayat lain yang memerintahkan mukminin taat kepada Rasul-Nya. Karena itu maka umat tertata.
Lalu karena umat diseru untuk belajar, mencari ilmu sebagaimana sabda Rasul saw di bawah ini, maka umat Islam bangkit, saat itu jauh lebih maju dari orang Barat di Eropa:
Sabda Rasulullah saw: Barangsiapa berjalan untuk mencari ilmu, Allah akan memudahkan jalannya ke surga. Sesungguhnya para malaikat mengembangkan sayapnya untuk orang yang mencari ilmu, ridlo apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya siapa saja yang ada di langit dan di bumi sampai ikan di lautan memohonkan ampun untuk orang yang mengajarkan ilmu. Dan keutamaan seorang yang mengajarkan ilmu atas orang yang mengaji ilmu ibarat purnama atas segala bintang-bintang. Dan sesungguhnya ulama merupakan pewaris Nabi-nabi, dan sesungguhnya para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, meraka hanyalah mewariskan ilmu agama. Maka siapa yang telah mendapatkannya berarti telah mengambil bahagian yang besar (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi)
Ibnu Mas’ud ra berkata: Saya telah mendengar Rasulullah saw bersabda ‘Allah akan memberi cahaya yang berkilauan pada seseorang yang telah mendengar ajaranku lalu disampaikannya kepada orang lain sebagaimana pendengarannya. Adakalanya orang yang mendapat penyampaian lebih mengerti daripada pendengar itu sendiri’ “. (HR At-Tirmidzi)
Muslimin rahimakumullah
Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Al-Mujadilah 11)
Aquulu qoulii haadzaa wastaghfirullaahal ‘adhiem lii walakum walisaa-iril muslimiina wal muslimaat wal mu’miniina wal mu’minaat fastaghfiruuhu innahuu huwal ghofuurur rohiim.
KHUTBAH KEDUA
اَلْحَمْدُ لله الذى هَذَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلاَ أَنْ هَدَا نَا الله. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِهِ وَ أَصْحَبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ بِاِحْسَانِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.أَمَّا بَعْدُ : فَيَاعِبَادَ اللهِ ، أُوْصِيْكُمْ وَ نَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ اْلمُتَّقُوْنَ. قال الله تعالى فى القرآن الكريم : يَآيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ اِنَّكَ سَمِيْعُ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَاتِ
اَللَّهُمَّ رَبَّنَا أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا
اَللَّهُمَّ اَرِنَاالْحَقَّ حَقّا وَارْزُقْنَااتِّبَاعَهُ وَاَرِنَا الْبَا طِلَ بَاطِلاَ وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ رَبَّنَا
لاَتُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ
رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّ نْيَا حَسَنَةً وَفِى الْاَ خِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
سُبْحَانَ رَبِ الْعِزَّةِ عَمَّايَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
Aquulu qoulii haadzaa wastaghfirullaahal ‘adhiem lii walakum walisaa-iril muslimiina wal muslimaat wal mu’miniina wal mu’minaat fastaghfiruuhu innahuu huwal ghofuurur rohiim.
Disampaikan pada Khutbah Jum’at di Masjid Al-Kautsar 27 Mei/ 23 Jumadats Tsaniyah 1432/ 6 Mei 2011 oleh Dr. H. M.Masyrifan Djamil, MPH., MMR.
Disajikan sedikit ilmu dan pengalaman bidang kesehatan dan agama Islam kepada siapa saja yang berusaha sehat dan selamat
Selamatkanlah dirimu dan keluargamu dari api neraka
Sehat dan selamat dengan 4 i + 2 t (islam, iman, ihsan, ikhlas plus taqwa dan tawakkal). Maka harus ada ilmunya. Selamat dalam Islam ialah bertauhid lalu taat kepada Allah swt dan Rasul-Nya saw. Apa yang diberi Rasul maka ambillah, apa yang dilarangnya maka jauhilah (Al-Hasyr 7). Jadi Allah dan Rasul-Nya adalah nomor satu.
Mohon sumbangan tulisan kesehatan dan agama, dikirm via email ke rifan.mmd@gmail.com. Kami tunggu dan jazakumullah khoiran katsiran.
Rabu, 23 November 2011
Kebangkitan umat Islam dimulai dari ilmu I (setelah iman)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar