Selamatkanlah dirimu dan keluargamu dari api neraka

Sehat dan selamat dengan 4 i + 2 t (islam, iman, ihsan, ikhlas plus taqwa dan tawakkal). Maka harus ada ilmunya. Selamat dalam Islam ialah bertauhid lalu taat kepada Allah swt dan Rasul-Nya saw. Apa yang diberi Rasul maka ambillah, apa yang dilarangnya maka jauhilah (Al-Hasyr 7). Jadi Allah dan Rasul-Nya adalah nomor satu.

Mohon sumbangan tulisan kesehatan dan agama, dikirm via email ke rifan.mmd@gmail.com. Kami tunggu dan jazakumullah khoiran katsiran.

Senin, 21 Februari 2011

PENGANTAR PEDOMAN HIDUP

Para pembaca yang budiman

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarakatuh

Tiada yang dapat kita ungkapkan kecuali syukur kepada Allah atas karunia yang dilimpahkan kepada kita. Juga senang dapat berjumpa dengan pembaca di dunia maya. Perkenankanlah saya sampaikan sedikit ilmu yang saya pernah terima dari guru-guru saya dan dari guru yang saya angkat lewat buku, ceramah dan tulisannya yang saya simak dan baca. Ilmu yang sedikit ini barangkali dapat menambah keyakinan pembaca tentang Allah dan Rasul-Nya serta Islam sebagai agama yang haq. Lalu kita amalkan dalam ibadah kita, ahlaq kita dan dalam ber-muamalah serta melandasi apa saja dalam hidup ini dengan sunnah Rasul saw untuk keselamatan kita dan sebagai usaha untuk memperoleh ridlo Allah swt.

Pedoman kita umat Islam sudah amat jelas yaitu Al-Qur'an dan As-Sunnah. Ayat yang bersama surah Yasin yang selalu dibaca umat Islam pada malam Jum'at ialah ayat kedua sampai lima surah Al-Baqarah, merupakan pegangan bagi kita, karena Allah swt sendiri yang menyatakan bahwa Al-Qur'an adalah benar, tidak ada keraguan di dalamnya, dan sebagai petunjuk untuk orang yang bertaqwa. Allah swt juga dalam banyak firman-Nya memerintahkan kita untuk taat kepada-Nya dan kepada Rasulullah saw (misalnya mari simak surah Al-Anfal 1, An-Nisa'59, Al-Ahzab 71, Al-Hasyr 7, dll).



Ternyata ibadah dan muamalah yang diamalkan umat Islam di Indonesia belum tentu murni berasal dari Islam (Al-Qur'an dan Sunnah), tetapi bisa hasil akulturasi misalnya dengan tradisi Jawa yang akarnya dari agama Hindu (bahkan ada pula yang dari Tiongkok). Jadi yang dibaca banyak umat Islam di malam Jum'at itu (bahwa Al-Qur'an adalah petunjuk baginya) tidak dipraktekkan. Dengan menyajikan Pedoman Hidup ini dimaksudkan agar kita paham apa dan bagaimana sebenarnya tuntunan Islam yang benar dan murni lalu kita amalkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Apalagi kalau kita pahami, bahwa kita harus total dalam beragama Islam, sebagaimana perintah Allah swt dalam surah Al-Baqarah 208 (Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan) dan tidak boleh mencampur-adukkan Islam (haq) dengan yang bathil (Al-Baqarah 42).

Secara bertahap akan diterbitkan naskah pedoman Islam untuk kehidupan kita sehari-hari. Namun  karena pentingnya, dan karena sekarang ini masalah kematian dan upacaranya (umumnya di Jawa) bercampur dengan tradisi Jawa yang berakar dari Hindu, maka penulis dahulukan materi pedoman tentang kematian, untuk keselamatan kita semua. Sebab lainnya ialah, menurut pandangan penulis, manusia termasuk umat Islam sering mengangankan kesuksesan, namun lupa mencita-citakan dan merencanakan yang satu ini: mati yang sukses. Bagaimana selengkapnya, silakan pembaca simak lebih lanjut. Semoga bermanfaat.


Wallahua'lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar