Selamatkanlah dirimu dan keluargamu dari api neraka

Sehat dan selamat dengan 4 i + 2 t (islam, iman, ihsan, ikhlas plus taqwa dan tawakkal). Maka harus ada ilmunya. Selamat dalam Islam ialah bertauhid lalu taat kepada Allah swt dan Rasul-Nya saw. Apa yang diberi Rasul maka ambillah, apa yang dilarangnya maka jauhilah (Al-Hasyr 7). Jadi Allah dan Rasul-Nya adalah nomor satu.

Mohon sumbangan tulisan kesehatan dan agama, dikirm via email ke rifan.mmd@gmail.com. Kami tunggu dan jazakumullah khoiran katsiran.

Rabu, 21 September 2016

Jangan Mengunggah yang Merugikan Diri Sendiri di Internet





Hati hati memposting teks/foto/video di internet, mengajar, atau off line (lewat non internet) memberikan taushiyah atau kultum, memberitahu teman, mempengaruhi anak, saudara, ayah ibu atau teman dengan sesuau amalan.

Di internet semua materi bersifat kekal sampai bumi ada kiamat. Jadi kalau baik, pahalanya dituai terus. Kalau buruk, apalagi mengajak buruk, pahalanya ya terus dipanen sampai kiamat. Naudzubillah.
 

سنن ابن ماجه ٢٠٥: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَوْفٍ الْمُزَنِيُّ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ جَدِّي
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَحْيَا سُنَّةً مِنْ سُنَّتِي فَعَمِلَ بِهَا النَّاسُ كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا لَا يَنْقُصُ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا وَمَنْ ابْتَدَعَ بِدْعَةً فَعُمِلَ بِهَا كَانَ عَلَيْهِ أَوْزَارُ مَنْ عَمِلَ بِهَا لَا يَنْقُصُ مِنْ أَوْزَارِ مَنْ عَمِلَ بِهَا شَيْئًا


Sunan Ibnu Majah 205: Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah berkata, telah menceritakan kepada kami Zaid bin Al Hubab berkata, telah menceritakan kepada kami Katsir bin 'Amru bin Auf Al Muzani berkata, telah menceritakan kepadaku Bapakku dari Kakekku bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa menghidupkan satu sunnah dari sunnah-sunnahku, kemudian orang-orang mengerjakannya, maka ia akan mendapatkan sebagaimana pahala orang yang mengamalkannya tanpa mengurangi sedikitpun dari pahala mereka. Dan barangsiapa membuat kebid'ahan, kemudian kebid'ahan itu dikerjakan oleh orang lain, maka ia akan mendapatkan dosa sebagaimana dosa orang yang mengerjakannya." (Syekh Al-Albani: Sahih)

Di hadits lain, redaksi kebid'ahan diutarakan dengan sunnah sayyi-ah (sunnah, perilaku, amalan yang buruk)
Jadi, sama-sama investasi, marilah berinvestasi kebaikan saja. Kebaikan yang dimaksud adalah kalimat atau perkataan yang baik, yang ada rujukannya dari Allah swt dan Rasul-Nya. Karena yang berasal dari yang lain, bersifat relatif, bisa salah bisa benar. Apalagi yang bersifat menggunjing (ghibah), pasti salahnya, dan dapat dosa plus pahala ybs dikurangi untuk yang digunjing. Jika habis dosa yang digunjing diambil untuk yang menggunjing. Maka kita kenal hadits kebangkrutan karena ghibah dan menzalimi orang.

Sedang soal menyebarkan sunnah atau bid'ah ini lebih luar biasa. Kalau teman2 pernah dengar tentang MLM, inilah MLM yang asli dari Allah dan Rasul-Nya. Menuai terus pahala atau dosa, kapan saja ada pengikutnya, walaupun orangnya yang bicara telah meninggal. Na'udzu billahi min dzalik.


Wallahu a'lam

11 Feb 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar